Selasa, 22 Oktober 2013

Menghindari Judul yang Membosankan dengan Copywriting

Judul membosankan bisa mempengaruhi keinginan pembaca untuk melanjutkan membaca artikel Anda sampai akhir atau tidak. Kesulitan yang biasanya dialami oleh penulis biasanya pada awal-awal proses penulisan. Banyak yang bingung harus memulainya darimana. Visitor yang mendarat di website atau blog Anda akan melakukan proses scanning pada artikel Anda sebelum memutuskan akan membaca lebih lanjut atau close tab. Jadi, sajikan apa yang mereka mau. Berikan sentuhan copywriting pada setiap artikel Anda.
Lalu apa itu copywriting? Copywriting merupakan cara penulisan dengan kata-kata persuasif. Dan mulailah dari judul. Misalnya Anda ingin menulis tentang ‘internet marketing’. Judul polos seperti itu sudah terlalu umum dan sudah sangat banyak bertebaran di internet. Anda harus membuat judul itu menarik minat pembacanya. Gunakan 3 swipe berikut ini:

  • (angka) judul (tak seorangpun tahu). Misalnya: 5 cara memaksimalkan internet marketing yang tak seorangpun tahu.
  • (siapa lagi) judul (?). Misalnya: Siapa lagi yang ingin memaksimalkan internet marketing?
  • (akhirnya) judul (waktu). Misalnya: Akhirnya, rahasia memaksimalkan internet marketing bisa Anda dapatkan sekarang.

Dan masalah judul membosankan pun terselesaikan.
Tapi apakah cuma itu? Tidak. Anda masih butuh cara untuk membuat paragraph pembuka yang juga menarik sehingga pembaca lanjut membaca artikel Anda.

Manfaatkan story!

Setiap orang mempunyai kemampuan untuk mendengarkan cerita. Begitupun untuk artikel di dunia maya. Buatlah artikel berbentuk cerita untuk memancing keingintahuan pembaca akan kelanjutan artikel tersebut. Caranya pun sangat sederhana, Anda tak perlu semahir penulis scenario Hollywood untuk memulainya. Awali dengan menciptakan tokoh fiktif yang berhubungan dengan kondisi topic yang Anda angkat dalam artikel Anda. Sebuah artikel yang menarik harus mampu memberikan apa yang diinginkan oleh pembaca. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar