Senin, 28 Oktober 2013

Kunci Sukses Writerpreneur untuk Memaksimalkan Blog

Writerpreneur bisa mengolah kata dengan baik sehingga blog pun bisa disulap menjadi media promosi atau marketing. Masih banyak writerpreneur yang membuat blognya sebagai sumber penghasilan, seperti menulis review yang dibayar, memasang iklan, dan lain sebagainya. Tetapi untuk Anda yang ingin menjadi seorang penulis blog yang sukses, sebaiknya Anda mulai belajar bagaimana menjadi unik dan berbeda. Karena di luaran sana sudah banyak sekali penulis yang menawarkan jasa atau produk yang setipe dengan produk atau jasa yang Anda promosikan.

Nah, ini dia kunci sukses agar proses pemasaran Anda melalui blog bisa berjalan lancar dan sukses:
  • Menyewa hosting dan registrasi domain. Seorang writerpreneur professional tidak menggunakan blog gratisan. Karena calon klien pun akan menilai keprofesionalan Anda dari sini. Jika Anda menggunakan blog gratisan, maka akan dianggap amatir dan tidak serius. Selain itu, dengan menggunakan blog gratisan, Anda hanya akan mendapatkan kontrol terbatas dan yang lebih fatal lagi, penyedia blog gratisan ini bisa saja mendepak Anda begitu saja. Sebaliknya, dengan menggunakan blog berbayar, maka Anda mempunyai kontrol penuh pada blog Anda sehingga Anda bisa dengan bebas menginstal plugin, theme atau widget yang memang Anda butuhkan.
  • Desain yang efisien. Sebaiknya hindari memasang terlalu banyak widget di blog Anda agar tidak terlalu ramai dan penuh. Hindari membuat visitor bingung ketika masuk ke blog Anda. Sebaiknya Anda pastikan bahwa Anda mengarahkan visitor ke titik yang Anda ingin mereka lihat. Karena visitor akan melihat apa yang Anda tawarkan, sebaiknya ciptakan tampilan blog yang bersih dan sederhana dengan menampilkan beberapa hal ini di bar navigasi: kontak, about, portofolio, dan arsip. Jangan lupa juga untuk menyertakan foto karena bisa membuat visitor merasa benar-benar berhubungan dengan manusia yang nyata.
  • Manfaatkan landing page. Biasanya landing page ini membuat pengunjung mendarat pada satu halaman yang mempunyai tampilan berbeda, biasanya lebih bersih dari bar navigasi. Landing page ini bisa disebut juga dengan sales page atau squeeze page. Landing page biasanya berisi artikel, gambar atau video persuasive atau lebih membujuk konsumen. Untuk mengefektifkan manfaat landing page, sebaiknya setiap produk atau jasa Anda berikan landing page. Jadi, posting regular berfungsi semata-mata untuk memberikan manfaat bagi pembaca, sedangkan landing page benar-benar untuk berpromosi.
  • Fokuskan pada pembaca. Writerpreneur yang baik dan professional tidak harus selalu berpikir mendatangkan konsumen. Karena prinsipnya, datangkan pembaca dahulu baru konsumen akan menyusul. Jadi, manjakan pembaca di blog Anda sehingga lama-kelamaan mereka akan tertarik untuk membeli produk atau jasa Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar